<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Handika Han</title>
	<atom:link href="http://dicka31maret.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dicka31maret.wordpress.com</link>
	<description>No Guts, No Glory</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Nov 2010 13:47:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dicka31maret.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Handika Han</title>
		<link>http://dicka31maret.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dicka31maret.wordpress.com/osd.xml" title="Handika Han" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dicka31maret.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Teruslah Mengetuk</title>
		<link>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/11/09/teruslah-mengetuk/</link>
		<comments>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/11/09/teruslah-mengetuk/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2010 14:54:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Handika Han</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dicka31maret.wordpress.com/?p=385</guid>
		<description><![CDATA[Ketika Kolonel Harland Sanders pensiun pada usia 65, ia tidak memiliki uang banyak untuk dirinya sendiri, kecuali mobil van tua, sebuah pensiun bulanan senile $ 105, dan resep masakan daging ayam. Mengetahui bahwa ia tidak bisa hidup layak di usia pensiun dengan penghasilan segitu, ia mengambil resep ayam di tangan, duduk di belakang kemudi dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=385&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika Kolonel Harland Sanders pensiun pada usia 65, ia tidak memiliki  uang banyak untuk dirinya sendiri, kecuali mobil van tua, sebuah pensiun  bulanan senile $ 105, dan resep masakan daging ayam.</p>
<p>Mengetahui bahwa ia tidak bisa hidup layak di usia pensiun dengan  penghasilan segitu, ia mengambil resep ayam di tangan, duduk di belakang  kemudi dari mobil van-nya, dan berangkat untuk membuat kekayaannya.  Rencana pertamanya adalah untuk menjual resep ayam untuk pemilik  restoran, yang pada gilirannya akan memberinya sisa untuk setiap potong  ayam mereka jual &#8211; 5 sen per ayam. Kunjungan Restoran pertama yang ia  tawari menolaknya.</p>
<p>Begitu pula yang kedua.</p>
<p>Begitu pula yang ketiga. <span id="more-385"></span></p>
<p>Bahkan, sampai yang ke 1008 . kunjungan Colonel Sanders berakhir  dengan penolakan. Namun, ia terus melakukan penawaran ke  pemilik rumah  makan. Saat ia melakukan perjalanan melintasi Amerika Serikat, ia tidur  di mobil untuk menghemat uang. Baru pada penawaran ke 1009 memberinya  jawaban  pertama &#8220;ya.&#8221;</p>
<p>Setelah berjalan dua tahun , telah  tercatat penjualan total di lima restoran. Kolonel masih terus berjuang,  ia tahu bahwa ia mempunyai resep besar ayam goreng dan bahwa suatu hari  nanti ide itu akan sukses.</p>
<p>Tentu saja, Anda tahu bagaimana  akhir cerita. Gagasan tersebut sukses. Pada 1963, Kolonel memiliki 600  restoran di seluruh negeri yang menjual resep rahasia Kentucky Fried  Chicken (dengan 11 bumbu dan rempah-rempah).</p>
<p>Pada tahun 1964  royalti resepnya dibeli oleh gubernur Kentucky John Brown. Meskipun  penjualan resep ayam goring membuatnya multi-jutawan, ia telap  melanjutkan untuk mewakili dan mempromosikan KFC sampai kematiannya pada  tahun 1990.</p>
<p>Kisah Colonel Sanders  mengajarkan pelajaran  penting: yaitu tidak pernah terlalu terlambat untuk memutuskan dan tidak  pernah menyerah.</p>
<p>Sebelumnya dalam hidupnya Kolonel terlibat  dalam usaha-usaha bisnis lainnya &#8211; tapi semua gagal. Dia pernah punya  usaha pompa bensin di  usia30-an, sebuah usaha restoran di  usia 40-an,  dan dia gagal pada kedua usahanya. Namun Pada usia 65 tahun, Harland  Sanders memutuskan resep ayamnya yang merupakan  ide  yang gemilang, dan  ia menolak untuk menyerah, bahkan dalam penolakan berulang-ulang.</p>
<p>Dia tahu bahwa jika ia terus mengetuk pintu, akhirnya seseorang akan  berkata &#8220;ya.&#8221; Ini adalah bagaimana Tuhan telah memerintahkan dalam  kehidupan. Dia berkata, &#8220;Mintalah, maka akan diberikan kepadamu;  carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan  bagimu.&#8221; , &#8220;Mintalah &#8211; tidak hanya sekali, tetapi sebanyak-banyaknya.  Teruslah mengetok mengetuk sampai pintu dibuka.&#8221;<br />
Jika Anda saat ini  bekerja  dengan setengah hati dalam menjalankan  Takdir Tuhan dalam  hidup Anda &#8230;dan jika Anda memiliki sifat  terlalu mudah menyerah di  masa lalu &#8230;</p>
<p>ingat:<br />
Tidak pernah terlalu terlambat untuk  gigih berjuang. Tidak pernah terlalu terlambat memutuskan jangan pernah  menyerah. Terus mengetuk. Terus bertanya. Teruslah mencari.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dicka31maret.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dicka31maret.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dicka31maret.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dicka31maret.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dicka31maret.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dicka31maret.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dicka31maret.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dicka31maret.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dicka31maret.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dicka31maret.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dicka31maret.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dicka31maret.wordpress.com/385/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dicka31maret.wordpress.com/385/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dicka31maret.wordpress.com/385/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=385&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/11/09/teruslah-mengetuk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/281a8a929a0c73eaa795c3ea16b3b4e9?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Handika Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ya Tuhan kenapa Engkau tidak menjawab Do&#8217;a Ku</title>
		<link>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/11/09/ya-tuhan-kenapa-engkau-tidak-menjawab-doa-ku/</link>
		<comments>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/11/09/ya-tuhan-kenapa-engkau-tidak-menjawab-doa-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Nov 2010 14:48:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Handika Han</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dicka31maret.wordpress.com/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang laki &#8211; laki yang tinggal di dekat sebuah sungai. Bulan &#8211; bulan musim penghujan sudah dimulai. Hampir tidak ada hari tanpa hujan baik hujan rintik-rintik maupun hujan lebat. Pada suatu hari terjadi bencana di daerah tersebut. Karena hujan turun deras agak berkepanjangan, permukaan sungai semakin lama semakin naik, dan akhirnya terjadilah banjir. Saat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=382&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada seorang laki &#8211; laki yang tinggal di dekat sebuah<br />
sungai. Bulan &#8211; bulan musim penghujan sudah<br />
dimulai.<br />
Hampir tidak ada hari tanpa hujan baik hujan rintik-rintik<br />
maupun hujan lebat.<br />
Pada suatu hari terjadi bencana di daerah tersebut. Karena hujan<br />
turun deras agak berkepanjangan, permukaan sungai semakin<br />
lama semakin naik, dan akhirnya terjadilah banjir.<br />
Saat itu banjir sudah sampai ketinggian lutut orang dewasa.<br />
Daerah tersebut pelan-pelan mulai terisolir. Orang &#8211; orang sudah<br />
banyak yang mulai mengungsi dari daerah tersebut, takut kalau<br />
permukaan air semakin tinggi.<br />
Lain dengan orang-orang yang sudah mulai ribut mengungsi,<br />
lelaki tersebut tampak tenang tinggal di rumah. Akhirnya<br />
datanglah truk penyelamat berhenti di depan rumah lelaki<br />
tersebut.<br />
“Pak, cepat masuk ikut truk ini, nggak lama lagi banjir semakin<br />
tinggi”, teriak salah satu regu penolong ke lelaki tersebut.<br />
Si lelaki menjawab: “Tidak, terima kasih, anda terus saja<br />
menolong yang lain. Saya pasti akan diselamatkan Tuhan. Saya<br />
ini kan sangat rajin berdoa.”<span id="more-382"></span><br />
Setelah beberapa kali membujuk tidak berhasil, akhirnya truk<br />
tersebut melanjutkan perjalanan untuk menolong yang lain.<br />
Permukaan air semakin tinggi. Ketinggian mulai mencapai 1.5<br />
meter. Lelaki tersebut masih di rumah, duduk di atas almari.<br />
Datanglah regu penolong dengan membawa perahu karet dan<br />
berhenti di depan rumah lelaki tersebut.<br />
“Pak, cepat kesini, naik perahu ini. Keadaan semakin tidak<br />
terkendali. Kemungkinan air akan semakin meninggi.<br />
Lagi-lagi laki-laki tersebut berkata: “ Terima kasih, tidak usah<br />
menolong saya, saya orang yang beriman, saya yakin Tuhan akan<br />
selamatkan saya dari keadaan ini.<br />
Perahu dan regu penolongpun pergi tanpa dapat membawa<br />
lelaki tersebut.<br />
Perkiraan banjir semakin besar ternyata menjadi kenyatan.<br />
Ketinggian air sudah sedemikian tinggi sehingga air sudah<br />
hampir menenggelamkan rumah-rumah disitu. Lelaki itu<br />
nampak di atas wuwungan rumahnya sambil terus berdoa.<br />
Datanglah sebuah helikopter dan regu penolong. Regu<br />
penolong melihat ada seorang laki-laki duduk di wuwungan<br />
rumahnya. Mereka melempar tangga tali dari pesawat. Dari atas<br />
terdengar suara dari megaphone: “ Pak, cepat pegang tali itu<br />
dan naiklah kesini. “, tetapi lagi-lagi laki-laki tersebut menjawab<br />
dengan berteriak: “Terima kasih, tapi anda tidak usah menolong<br />
saya. Saya orang yang beriman dan rajin berdoa. Tuhan pasti<br />
akan menyelamatkan saya”.<br />
Ketinggian banjir semakin lama semakin naik, dan akhirnya<br />
seluruh rumah di daerah tersebut sudah terendam seluruhnya.<br />
Bagaimana nasib lelaki tersebut?<br />
Lelaki tersebut akhirnya mati tenggelam.<br />
Di akhirat dia dihadapkan pada Tuhan. Lelaki ini kemudian mulai<br />
berbicara bernada protes: “Ya Tuhan, aku selalu berdoa padamu,<br />
selalu ingat padamu, tapi kenapa aku tidak engkau selamatkan<br />
dari banjir itu?”<br />
Tuhan menjawab dengan singkat: “Aku selalu mendengar doa-doamu,<br />
untuk itulah aku telah mengirimkan truk, kemudian<br />
perahu dan terakhir pesawat helikopter. Tetapi kenapa kamu<br />
tidak ikut salah satupun?<!--more--><!--more--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dicka31maret.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dicka31maret.wordpress.com/382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dicka31maret.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dicka31maret.wordpress.com/382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dicka31maret.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dicka31maret.wordpress.com/382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dicka31maret.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dicka31maret.wordpress.com/382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dicka31maret.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dicka31maret.wordpress.com/382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dicka31maret.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dicka31maret.wordpress.com/382/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dicka31maret.wordpress.com/382/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dicka31maret.wordpress.com/382/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=382&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/11/09/ya-tuhan-kenapa-engkau-tidak-menjawab-doa-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/281a8a929a0c73eaa795c3ea16b3b4e9?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Handika Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AIDS</title>
		<link>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/01/15/aids/</link>
		<comments>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/01/15/aids/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 09:53:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Handika Han</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dicka31maret.wordpress.com/?p=376</guid>
		<description><![CDATA[Generasi muda kurang diberikan pengetahuan mengenai “human immunodeficiency virus-acquired immune deficiency syndrome” (HIV-AIDS), sehingga mereka kurang memahami penyakit berbahaya tersebut. “Generasi muda perlu diberi bekal sebanyak mungkin tentang HIV-AIDS,” kata pendiri Jaringan Muda Peduli HIV-AIDS (Jan Mulia) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Aliyah SKed di Yogyakarta, Sabtu. Ia mengatakan, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=376&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p>Generasi muda kurang diberikan pengetahuan mengenai “human immunodeficiency virus-acquired immune deficiency syndrome” (HIV-AIDS), sehingga mereka kurang memahami penyakit berbahaya tersebut. “Generasi muda perlu diberi bekal sebanyak mungkin tentang HIV-AIDS,” kata pendiri Jaringan Muda Peduli HIV-AIDS (Jan Mulia) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Aliyah SKed di Yogyakarta, Sabtu.<span id="more-376"></span></p>
<p>Ia mengatakan, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memberikan edukasi dan penyampaian informasi tentang HIV-AIDS kepada generasi muda adalah melalui kegiatan ekstrakurikuler di sekolah-sekolah. “Ekstrakurikuler mengenai kesehatan reproduksi, pengetahuan HIV-AIDS, bahaya narkoba di sekolah-sekolah perlu dilakukan, sehingga generasi muda memiliki kesadaran dan pemahaman tentang HIV &#8211; AIDS,” katanya.</p>
<p>Menurut dia, pemerintah sebenarnya telah berupaya untuk menanggulangi kasus HIV-AIDS. Misalnya dengan adanya anjuran pemakaian kondom dan pembagian jarum suntik secara gratis. Namun, program yang selama ini dilakukan pemerintah hanya sebatas mengikuti program dan negara lam seperti Amerika Serikat. “Padahal di negara yang menjadi kiblat pemerintah dalam penanggulangan HIV-AIDS, program tersebut sudah tidak digunakan lagi karena dinilai gagal,” katanya.</p>
<p>Ia mengatakan, faktor lain yang menyebabkan jumlah penderita HIV-AIDS bertambah adalah publikasi mengenaipenyakit yang tidak bisa diobati itu kurang. Hal itu menyebabkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai HIV-AIDS rendah. “Masyarakat saat ini cenderung hanya sekedar tahu apa itu AIDS, namun kurang sadar tentang HIV-AIDS, terutama penyebaran dan pencegahannya,” katanya. Menurut dia, HIV-AIDS tidak bisa diobati. Penyakit itu hanya bisa dicegah agar tidak muncul pendenta yang lebih banyak lagi. “Untuk itu, ada beberapa upaya yang bisa dilakukan agar penyebaran IIIV-AIDS dapat dicegah,” katanya. Upaya itu antara lam masyarakat harus memahami apa itu HIV-AIDS. Dengan membuka wacana, telinga, dan mata masyarakat bahwa berbicara mengenai HI V-AiDS, masalah seksual, dan kondom bukanlah hal tabu.</p>
<p>“Selam masyarakat, pemerintah juga harus lebih serius dalam menangani masalah HIV-AIDS. Tanpa partisipasi masyarakat dan pemerintah dalam menangani masalah itu, upaya pencegahan HIV-AIDS sulit dilakukan,” katany&amp;</p>
<p>Ia mengatakan, Jan Mulia merupakan komunitas mahasiswa UMY yang memiliki kepedulian terhadap penyebaran HIV -AIDS di Indonesia khususnya di Yogyakarta.</p>
<p>Fokus kegiatan Jan Mulia yakni pencegahan penyebaran virus HIV-AIDS melalui metode edukasi dengan penyuluhan dan pendampmgan kepada remaja dan kaum muda. “Pendampingan itu berupa pemberian materi dan informasi mengenai kesehatan reproduksi dan HIV-AIDS ke sekolah-sekolah,” katanya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dicka31maret.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dicka31maret.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dicka31maret.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dicka31maret.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dicka31maret.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dicka31maret.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dicka31maret.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dicka31maret.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dicka31maret.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dicka31maret.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dicka31maret.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dicka31maret.wordpress.com/376/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dicka31maret.wordpress.com/376/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dicka31maret.wordpress.com/376/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=376&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/01/15/aids/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/281a8a929a0c73eaa795c3ea16b3b4e9?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Handika Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengatasi Anak Malas Belajar</title>
		<link>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/01/15/mengatasi-anak-malas-belajar/</link>
		<comments>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/01/15/mengatasi-anak-malas-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 09:49:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Handika Han</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dicka31maret.wordpress.com/?p=374</guid>
		<description><![CDATA[MENGATASI NAK MALAS BELAJAR Di era globalisasi seperti sekarang ini banyak terdapat anak- anak yang mengalami anak malas belajar kasus ini biasa terjadi di karenakan anak lebih suksa bermain, melihat TV dari pada membaca buku atau mengulang pelajaran yang telah di dapatkan di sekolah. Sebelum kita mencari cara bagaimana mengatasi hal tersebut kita harus tahu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=374&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;">MENGATASI NAK MALAS BELAJAR</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Di era globalisasi seperti sekarang ini banyak terdapat anak- anak yang mengalami anak malas belajar kasus ini biasa terjadi di karenakan anak lebih suksa bermain, melihat TV dari pada membaca buku atau mengulang pelajaran yang telah di dapatkan di sekolah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelum kita mencari cara bagaimana mengatasi hal tersebut kita harus tahu dulu apa itu kata malas, dan apa yang telah menyebabkan seorang anak itu malas belajar.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">MALAS</p>
<p style="text-align:justify;">Malas itu di jabarkan sebagai tidak suka untuk melakukan sesuatu, mlas belajar berarti tidak suka atau tidak memiliki gairah untuk belajar.</p>
<p style="text-align:justify;">Anak lebih suka bermaian karena ereka menganggap kalau belajar  merupakan hal yang membosankan sedang bermain merupakan hal yang menyenangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Hal yang menyebabkan anak malas belajar :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Faktor Intrinsik</li>
<li>Terlalu banyak nonton tv<span id="more-374"></span></li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Hal ini menyebabkan daya konsentrasi anak lebih tertuju pada siaran – siaran TV daripada membaca buku pelajaran, sehingga si anak menganggap kalau belajar itu membosankan</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Kurangnya waktu untuk bermaian</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Misalnya terlalu banyak tuntutan untuk belajar, sehingga si anak merasa jenuh pada belajar</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li> Kelelahan dala beraktifias (misalnya terlalu banyak bermain atau berkerja membantu orang tuanya sehingga si anak terlalu capek / lelah yang meneyebabkan anak sulit untuk berkonsentrasi dalam belajar)</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<ul style="text-align:justify;">
<li>Sedang sakit</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Orang yang sedang sakit pasti daya konsentrasinya berkurang dia tidak dapat berkonsentrasi dengan baik.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Sedang sedih</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Si anak akan lebih cenderung menghayati kesedihan daripada pelajaran.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>IQ anak</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Anak yang Iqnya rendah biasanya akan lebih cepat jenuh dalam belajar daripada orang yang Iqnya tinggi.</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Faktor Ekstrinsik</li>
<li>Sikap orang tua yang memperlakukan anaknya tidak sewajarnya dalam belajar. Mungkin tidak perhatian atau berlebiahan memperhatikan anaknya belajar. Banyak orang tua menuntut anaknya demi nilai yang baik bukan atas dasar kesadaran dan tanggung jawab anak sealaku pelajar, seperti memaksa anak untuk Les.</li>
<li>Sedang punya masalah di rumah, misalnya orang tuanya sering ribut, adiknya suka mengganggu ketika dia sedang belajar.</li>
<li>Bermasalah di sekolah, mungkin si anak pobia dengan sekolah sehingga tidak suka dengan semua yang berhubungan dengan sekolah, bisa juga si anak sering di jahili oleh teman temanya di sekolah.</li>
<li>Tidak ada sarana untuk belajar, mungkin ruangan belajar tidak di sediakan secara kusus, atau ruang belajar di sediakan dekat keramaian</li>
<li>Suasana rumah. Misalnya rumah terlalu ramai, lebih banyak tersedia alat – alat bermain daripada sarana belajar seperti Play Station, game watc, dan lainya, sehingg konsentrasi si anak terganggu.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Mengatasi malas belajar anak</p>
<p style="text-align:justify;">Sebelumnya kita harus mengetahi sebab anak malas belajar sebagai langkah pertama, langkah selanjutnya sebagai berikut :</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Menanamkan pengertian yang benar tentang seluk beluk belajar pada anak sejak dini. Terangkan dengan bahasa yang dimengerti anak menumbuhkan inisiatif  belajar mandiri pada anak., menanarnkan kesadaran serta tanggungjawab selaku pelajar pada anak merupakan hal lain yang bermarfaat jangka panjang.</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">
<ul>
<li>Berikan contoh “belajar” pada anak</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Anak cenderung meniru perilaku orangtua. Ketika menyuruh dan mengawasi anak belajar, orang tua juga perlu untuk terlihat belajar (misalnya membaca buku-buku). Sesekali ayah-ibu perlu berdiskusi satu sama lain, mengenai topik-topik serius (suasaia seperti anak sedang kerja kelompok dan diskusi dengan teman-teman, jadi tidak melihat kalau orangtuanya juga belajar).</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Betikan insntif jika anak belajar. Insentif yang dapat diberikan ke anak tidak selalu harus berupa materi, tapi bisa juga, berupa penghargaan dan perhatian. Pujilah anak saat ia mau belajar  tanpa mesti disuruh, bial perlu kasih hadiah pada sang anak sehingga ia lebih bersemangat dalam belajar.</li>
<li>Sering mengajukan pertunyaan tentang hal-hal yang diajarkan di sekolah pada anak (bukan dalam keadaan mengetes anak, tapi misalnya sembari mengisi tts atau ikut menjawab kuis). Jika anak bisa menjawab, puji dia dengan menyebut kepintaranya sebagai hasil belajar. Kalau anak tidak bisa, tunjukkan rasa kecewa dan mengatakan “Yah Ade nggak bisa jawab, nggak bisa bantu Mama deh. Ade, di buku pelajarannya ada nggak sih jawabannya? Kita lihat yuk sama-sama”. Dengin cara ini, anak sekaligus akan merasa dipercaya dan dihargai oleb orangtua, karena orangtua .mau minta bantuanya, anak akan selalu berusaha untuk menjawab pertanyaan – pertanyaan itu di kemudian hari.</li>
<li>Mengajarkan kepada anak pelajarat &#8211; pelajaran dengan metode tertentu yang sesuai dengan kemampuan anak. Misalnya active learning atau learning by doing, atau learning through playing , sehingga anak merasakan batiwa belajar.adalah sesuatu yang menyenangkan. Lebih menyenangkan daripada bermain, karena belajar memiliki manfaat yang banyak</li>
<li>Komunikasi</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Hendaklah ortu membuka diri, berkomunikasi dengan anaknya guna memperoleh secara langsung informasi yang tepat mengenai dirinya. Cariah situasi dan kondisi yang tepat untuk dapat berkomunikasi secara terbuka dengannya. Setelah itu ajaklah anak untuk mengungkapkan penyebab ía malas belajar. Pergunakan setiap suasana yang santai seperti saat membantu ibu di dapur, berjalan-jalan atau sambil bermain, tidak harus formal yang membuat anak tidak bisa membuka permasalahan dirinya.</p>
<ul>
<li>Menciptakan disiplin</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Jadikan belajar sebagai rutinitas yang pasti, sehingga dalam diri anak tercipta sesuatu yang harus dilakukanya setiap hari</p>
<ul>
<li>Menegakkan kedisiplinan</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Setelah point 7, Menegakkan kedisiplinan harus dilakukan bilamana anak mulai meninggalkan rutinitas yang telah disepakati. Bilamana anak melakukan pelanggaran sedapat mungkin hindari sanksi yang bersifat fisik (menjewer, menyentil, mencubit, atau memukul). gunakanlah konsekuensi-konsekuensi logis yang dapat diterima oleh akal pikiran anak.</p>
<ul>
<li>Pilih waktu belajar terbaik untuk anak, ketika anak merasa segar. Mungkin sehabis mandi sore. Anak juga bisa diajak bersama-sama menentukan kapan waktu belajarnya.</li>
<li>Kenali pola kemampuan dan perkembangan anak kemudian susunlah sesuaii jadwal belajar yang sesuai dalam hal ini IQ, EQ, kemampuan konsentrasi ,daya serap dll.</li>
<li>Menciptakan susana belajar yang baik dan nyaman</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Setidaknya orangtua memenuhi kebutuhan sarana belajar, memberikan perhatian dengan cara mengarahkan dan mendampingi anak saat belajar. Sebagai selingan orangtua dapat pula memberikan permainan-permainan yang mendidik agar suasana belajar tidak tegang dan tetap menarik perhatian.</p>
<p style="text-align:justify;">Menghibur dan memberikan solusi yang baik dan bijaksana pada anak. Dalam hal ini jika anak sakit / sedih.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Beberapa hal yang tidak kalah peiltingnya dalam menyikapi anak yang sedang dilanda malas belajar adalah :</p>
<ul>
<li>Orangtua harus menyadari sisi positif sang anak.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Galilah sisi positif anak agar anak menyadari dirinya sendiri uniuk mengatasi masalahnya, Pernah nggak sih kamu menghadapi PR yang sangat sulit, tapi akhirnya hisa mengatasinya? Ajak anak untuk mengingat ingat, dan kemudian bercerita: Begitu anak mengingat mornen itu, gali lebib jauh. PR apa itu, apa saja kesulitannya, bagaimana dia mengatasinya, dan seterusnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Anak akhirnya tersadar bahwa dia bisa mengatasi kesulitan-kesulitannya itu, karena dia memiliki sisi positif tertentu. Sisi itu bergantung dari sang anak. Bisa saja karena kesabaran, keuletan, usaha dia untuk bertanya kepada teman, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align:justify;">Perkuat keyakinan anak, atau sadarkan anak. Misalnya dengan mengatakan: Nah, kamu pemah mengalarni hal yang seperti ini, dan berarti kamu bisa mengatasinya.</p>
<ul>
<li>Gunakan imajinasi anak</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Orangtua membantu anak membayangkan, apa yang dia inginkan untuk masa depannya. Baik dalam waktu panjang atau pendek.</p>
<p style="text-align:justify;">Panerng anak untuk membayangkan sesuatu yang menyenangkan jika dia herhasil mengerjakan PR-nya dengan baik, kira-kira apa ya komentar dari guru? Minta dia menggambarkan imajinasinya dengan jelas, apa jadinya jika PR-nya bagus. Mulai dan bagaimana senyum sang guru, komentarnya, dan sebagainya.</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Mengarahkan anak untu berteman dan “hidup” dalam lingkungan yang baik dan mendukung.</li>
<li>Tidak terfokus bahwa belajar hanya berkutat pada buku non fiksi. Gunakan segala hal yang baik yang mampu membuat anak “belajar” tentang segala sesuatu, termasuk permainannya karena dunia bermain adalah dunia anak-anak. Pilih dan arahkan permainannya sehingga anak bisa berkembang.</li>
<li>Memberikan bekal nilai-nilai religius pada anak</li>
</ol>
<p style="text-align:justify;">Inilah faktor yang sangat penting ,disamping doa orang tua akan anak-anaknya. Apalagi di janlan yang berkembang dengan pesatnya. Tak mungkin orang tua memberikan pengawasan secara kasat mata terus menerus. Juga kemajuan teknologi. Satu hal yang menjadi jawabnya adalah : beragama dengan baik dan benar.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dicka31maret.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dicka31maret.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dicka31maret.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dicka31maret.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dicka31maret.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dicka31maret.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dicka31maret.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dicka31maret.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dicka31maret.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dicka31maret.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dicka31maret.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dicka31maret.wordpress.com/374/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dicka31maret.wordpress.com/374/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dicka31maret.wordpress.com/374/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=374&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dicka31maret.wordpress.com/2010/01/15/mengatasi-anak-malas-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/281a8a929a0c73eaa795c3ea16b3b4e9?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Handika Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Bersyukur Akan Nikmat Mu Ya ALLAH</title>
		<link>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/11/16/aku-bersyukur-akan-nikmat-mu-ya-allah/</link>
		<comments>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/11/16/aku-bersyukur-akan-nikmat-mu-ya-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 14:38:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Handika Han</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dicka31maret.wordpress.com/?p=368</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini aku tulis ketika aku sedang bimbang, bimbang akan kenyataan yang ada pada setiap manusia, sebelumnya aku tak pernah merasa seperti ini rasa takut, ragu, cemas adalah suatu yang biasa padaku, namun rasa ini begitu berbeda, ini bukan cinta, bukan takut, bukan cemas, marah, benci atau yang lainya… Suatu kali aku pernah berfikir andaikan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=368&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tulisan ini aku tulis ketika aku sedang bimbang, bimbang akan kenyataan yang ada pada setiap manusia, sebelumnya aku tak pernah merasa seperti ini rasa takut, ragu, cemas adalah suatu yang biasa padaku, namun rasa ini begitu berbeda, ini bukan cinta, bukan takut, bukan cemas, marah, benci atau yang lainya…<span id="more-368"></span></p>
<p>Suatu kali aku pernah berfikir andaikan setiap manusi dapat menikmati apa arti anugrah dari tuhan, tentu semua akan mendapat kebahagiaan… namun setelah setnagh tahun ini aku baru menyadari kebahagiaan akan terasa jika kita tidak menjadikan beban sebagai kesusahan, namun sebagai rasa syukur karena kita dapat melalui cobaan itu rasa syukur atas apa yang kita miliki… dan sekarang aku mengerti… setiap orang di beri kebahagiaan yang sangat melimpah ruah…</p>
<p>Jika kita mau bersyukur kita akan tahu betapa besar nikmat yang selama ini kita peroleh namun belum kita syukuri… misalkan : ketika kita lihat orang lain mengendarai mobil, motor dsb sedangkan kita hannya berjalan kaki sebagian orang akan mengeluh.. “seandainya aku punya mobil itu”, namun apakah kita sadar sebernarnya kita punya sesuatu yang lebih berharga, dan lebih bermakna daripada mobil tsb… kita punya kaki yang sangat berharga… yang dapat kita gunakan untuk berjalan… berkerja… dan lain sebagainya… andai kata jika allah berkata akan ku berikan semua mobil yang paling bagus di dunia ini untukmu tapi aku akan mengambil kedua kakimu karena kamu lebih menginginkan mobil tersebut… dan apabila Allah berkata Aku akan berikan Semua Emas yang ada di dunia ini kepadamu, namun aku akan mengambil nikmat sehat darimu, apakah anda mau??? Apakah anda bersedia??? Saudaraku semuanya Bersyukurlah karena syukur adalah nikmat yang paling besar untuk kita… karena dengan bersyukur kita akan tahu betapa maha baik dan murah hati tuhan kita betapa sayangnya Allah kepada kita,dan dengan bersyukur kita akan tahu bahwa nikamat yang di berikan allah kepada kita selama ini sungguh sangat banyak, Bersyukurlah karena kita telah di beri begitu banyak kenikmatan di dunia ini…</p>
<p>Ya Allah ampunilah hambamu ini yang Buta akan harta dan Kedudukan</p>
<p>Ampunilah Hamba yang telah lalai karana kenikmatan dunia yang hannya sesaat</p>
<p>Ampuni hamba yang lalai bersujud padamu</p>
<p>Ampuni hamba yang telah menyianyiakan apa yang telah engkau beriakan padaku</p>
<p>Ampuni hamba yang telah lalai bersyukur atas semua nikmatmu</p>
<p>Ampuni Aku ya Allah….</p>
<p>Ampuni Aku Ya Allah…</p>
<p>Ampuni…Aku…</p>
<p>Ampuni.. Aku…</p>
<p>Jadiaknya hati ini seperti sebuah oase di padang pasir yang senantiasa memberikan air untuk musyafir yang dahaga</p>
<p>Jangalah jadikan hati ini seperti laut yang tak pernah cukup…sehingga harus selalu mendapat aliran dari sungai,</p>
<p>Jadikanlah hamba kekasihmu yang pandai bersyukur…</p>
<p>Dan jadikanya Hamba pemimpin, dan Orang yang Baik.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dicka31maret.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dicka31maret.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dicka31maret.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dicka31maret.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dicka31maret.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dicka31maret.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dicka31maret.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dicka31maret.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dicka31maret.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dicka31maret.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dicka31maret.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dicka31maret.wordpress.com/368/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dicka31maret.wordpress.com/368/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dicka31maret.wordpress.com/368/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=368&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/11/16/aku-bersyukur-akan-nikmat-mu-ya-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/281a8a929a0c73eaa795c3ea16b3b4e9?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Handika Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Telah di Bayar</title>
		<link>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/28/telah-di-bayar/</link>
		<comments>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/28/telah-di-bayar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 00:24:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Handika Han</dc:creator>
				<category><![CDATA[antivirus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dicka31maret.wordpress.com/?p=364</guid>
		<description><![CDATA[Aktivitas dimulai dengan shalat subuh berjamaah. Kemudian seluruh anggota berjalan keliling komplek. Sampai di rumah sang Ibu bergegas ke dapur menyiapkan makanan untuk sarapan seluruh anggota keluarga. Bosan menunggu, anak sulungnya (10 tahun) menyusul ke dapur. Kemudian si anak membantu apa yang bisa mereka lakukan. Belum sempat mengusap si anak datang dan menyodorkan secarik kertas. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=364&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aktivitas dimulai dengan shalat subuh berjamaah. Kemudian seluruh anggota berjalan keliling komplek. Sampai di rumah sang Ibu bergegas ke dapur menyiapkan makanan untuk sarapan seluruh anggota keluarga. Bosan menunggu, anak sulungnya (10 tahun) menyusul ke dapur. Kemudian si anak membantu apa yang bisa mereka lakukan. Belum sempat mengusap si anak datang dan menyodorkan secarik kertas. Diambilnya kertas putih itu, dan membacanya sepintas.</p>
<p>Upah membantu ibu :</p>
<p>- belanja ke warung Rp. 2.000,-<br />
- menyapu dan mengepel lantai Rp. 5.000,-<br />
- menata meja makan Rp. 2.000,-<br />
- membuat minum untuk ayah Rp. 2.000,-<br />
- membuang sampah Rp. 2.000,-<br />
- membereskan tempat tidur Rp. 5.000,-<br />
- menyiram tanaman Rp. 2.000,-<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
Total Rp. 20.000,-</p>
<p>Selesai membaca, si ibu tersenyum hangat dan memandang anaknya yang sedang mengikuti gerak geriknya dengan pandangan cemas dan gembira.<br />
”Sini Nak, tolong ambilkan bunda pulpen itu”.<br />
Si anak segera mengambilnya. Si ibu membalikkan kertas dan selanjutnya menulis sesuatu. Lalu disodorkannya ke sang anak dan meminta untuk membaca apa yang ditulis ibunya.<span id="more-364"></span></p>
<p>Tertera :<br />
- Upah mengandungmu selama 9 bulan- GRATIS<br />
- Upah menyusuimu selama 2 tahun &#8211; GRATIS<br />
- Upah menjagamu di malam hari -GRATIS<br />
- Upah menangis karena sedih saat menungguimu sedang sakit demam – GRATIS<br />
- Upah khawatir waktu menungguimu test IQ saat mau masuk SD – Gratis<br />
- Upah menyediakan makanan sehat dan makanan kesukaanmu – GRATIS<br />
- Upah memenuhi keinginanmu untuk memiliki mainan seperti yang dimiliki teman sebayamu – GRATIS. Jumlah Keseluruhan dari yang bunda berikan GRATIS karena bunda ikhlas melakukannya.</p>
<p>Air mata si anak berlinang setelah membaca. Rasa menyesal ditandai dengan deraian air mata yang mengalir di sepanjang pipinya. Kemudian dipeluknya sang ibu.<br />
”Aku minta maaf. Aku sayang sama Bunda”.<br />
Kemudian si anak mengambil pena. Di sudut kertas ditulisnya &#8220;TELAH DIBAYAR&#8221; .</p>
<p>by : <a href="http://www.facebook.com/profile.php?id=100000187480979">Dokter Sudarmono</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dicka31maret.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dicka31maret.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dicka31maret.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dicka31maret.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dicka31maret.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dicka31maret.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dicka31maret.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dicka31maret.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dicka31maret.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dicka31maret.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dicka31maret.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dicka31maret.wordpress.com/364/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dicka31maret.wordpress.com/364/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dicka31maret.wordpress.com/364/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=364&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/28/telah-di-bayar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/281a8a929a0c73eaa795c3ea16b3b4e9?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Handika Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maaf dan Memaafkan</title>
		<link>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/25/maaf-dan-memaafkan/</link>
		<comments>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/25/maaf-dan-memaafkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 12:25:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Handika Han</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dicka31maret.wordpress.com/?p=361</guid>
		<description><![CDATA[Berdamai dengan diri sendiri Sebelum minta maaf dengan orang lain, sebaiknya kita mencoba memaafkan diri sendiri dulu. karena biasanya sich perasaan bersalah membuat kita jadi takut untuk minta maaf. Bukan karena Terpaksa Sama dengan memaafkan, minta maaf juga harus tulus datang dari hati bukan karena terpaksa. Saat Minta Maaf Kita harus mempersiapkan diri mendapat reaksi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=361&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> Berdamai dengan diri sendiri</strong></p>
<p>Sebelum minta maaf dengan orang lain, sebaiknya kita mencoba memaafkan diri sendiri dulu. karena biasanya sich perasaan bersalah membuat kita jadi takut untuk minta maaf.</p>
<p><strong> Bukan karena Terpaksa</strong></p>
<p>Sama dengan memaafkan, minta maaf juga harus tulus datang dari hati bukan karena terpaksa.</p>
<p><strong> Saat Minta Maaf<span id="more-361"></span></strong></p>
<p>Kita harus mempersiapkan diri mendapat reaksi yang tidak enak dari orang tersebut. Sabar jika permintaan maaf kita ditolak. nanti jika amarah dia sudah reda, dia pasti mau memaafkan diri kita.</p>
<p><strong> Belajar dari Kesalahan</strong></p>
<p>Jika sudah minta maaf dan dimaafkan, kita jangan sampai mengilanginya lagi kesalahan yang sama.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">Manfaat Memaafkan Orang Lain</span></strong></p>
<p><strong> Mengurangi Stres</strong></p>
<p>Jika kita lebih mikirin cara membalas dendam dari pada memaafkan, lama-lama bisa stres.</p>
<p><strong> Sehat Luar Dalam</strong></p>
<p>Memaafkan bisa meredam perasaan marah. Otomatis jantung dan peredaran darah kita jadi lebih sehat. kita pun jadi lebih sering tersenyum dan otomatis juga membuat kulit kita lebih cerah dan jauh dari keriput.</p>
<p><strong> Memperbaiki Hubungan</strong></p>
<p>Dengan sering memaafkan, hubungan kita dengan pacar, sahabat dan keluarga jadi semakin  dekat. Bahkan mereka jadi lebih menghargai kita dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.</p>
<p><strong>Lebih Bahagia</strong></p>
<p>Punya sifat pemaaf bisa membuat kita jadi orang yang bahagia. karena kita tidak pernah membiarkan hal-hal negatif mengganggu pikiran kita. dan pastinya kita jadi lebih banyak ketawa dari pada cemberut.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dicka31maret.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dicka31maret.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dicka31maret.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dicka31maret.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dicka31maret.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dicka31maret.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dicka31maret.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dicka31maret.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dicka31maret.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dicka31maret.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dicka31maret.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dicka31maret.wordpress.com/361/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dicka31maret.wordpress.com/361/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dicka31maret.wordpress.com/361/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=361&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/25/maaf-dan-memaafkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/281a8a929a0c73eaa795c3ea16b3b4e9?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Handika Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips merawat dan mengoptimalkan Komputer</title>
		<link>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/22/tips-merawat-dan-mengoptimalkan-komputer/</link>
		<comments>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/22/tips-merawat-dan-mengoptimalkan-komputer/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 00:22:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Handika Han</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dicka31maret.wordpress.com/?p=355</guid>
		<description><![CDATA[Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start &#62; Program &#62; Accesories &#62; System Tool &#62; Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=355&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li>Defrag harddisk secara berkala. Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk. Caranya klik menu Start &gt; Program &gt; Accesories &gt; System Tool &gt; Disk DefragmenterSaat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.</li>
<li>Aktifkan screensaver Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi.Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start &gt; Control Panel &gt; Display &gt; klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.<span id="more-355"></span></li>
<li>Ventilasi yang cukup Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.</li>
<li>Pakailah UPS atau stavolt.Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.</li>
<li>Tutup / close program yg tidak berguna Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.</li>
<li>Install program antivirus dan update secara berkala Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.</li>
<li>Bersihkan Recycle Bin secara rutinSebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.Caranya jalankan Windows Explorer &gt; klik Recycle Bin &gt; klik File &gt; klik Empty Recyle BinAtau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup Caranya Klik Start &gt; Program &gt; Accessories &gt; System Tool &gt; Disk Cleanup &gt; kemudian pilih drive yg mau dibersihkan &gt; setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.</li>
<li>Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitorKarena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.</li>
<li>Uninstall atau buang program yg tidak bergunaRuang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.</li>
<li>Bersihkan motherboard &amp; periferal lain dari debu secara berkalaSetidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.</li>
<li>Pasang kabel ground. Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.(diambil dari berbagai sumber)</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dicka31maret.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dicka31maret.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dicka31maret.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dicka31maret.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dicka31maret.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dicka31maret.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dicka31maret.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dicka31maret.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dicka31maret.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dicka31maret.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dicka31maret.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dicka31maret.wordpress.com/355/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dicka31maret.wordpress.com/355/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dicka31maret.wordpress.com/355/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=355&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/22/tips-merawat-dan-mengoptimalkan-komputer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/281a8a929a0c73eaa795c3ea16b3b4e9?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Handika Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips Menjadi Pacar Yang Baik</title>
		<link>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/18/tips-menjadi-pacar-yang-baik/</link>
		<comments>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/18/tips-menjadi-pacar-yang-baik/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 12:41:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Handika Han</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dicka31maret.wordpress.com/?p=350</guid>
		<description><![CDATA[Mengetahui apa-apa yang dibutuhkan seorang wanita menjadi `Pacar` yang baik memang agak sedikit menyulitkan. Mustahil? Tidak juga sih, paling tidak kita dapat menghindar dari yang namanya &#8220;getting dumped&#8221; oleh pacar kita kan? Ada beberapa sifat yang dicari pria pada pacarnya, khususnya untuk mereka yang serius yah. Pertama adalah pacarnya, harus memiliki kehidupan sendiri, maksudnya sebagai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=350&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mengetahui apa-apa yang dibutuhkan seorang wanita menjadi `Pacar` yang baik memang agak sedikit menyulitkan. Mustahil? Tidak juga sih, paling tidak kita dapat menghindar dari yang namanya &#8220;getting dumped&#8221; oleh pacar kita kan?</p>
<p>Ada beberapa sifat yang dicari pria pada pacarnya, khususnya untuk mereka yang serius yah. Pertama adalah pacarnya, harus memiliki kehidupan sendiri, maksudnya sebagai wanita, dia haruslah sebagai seorang wanita yang mandiri. Independent woman! Sounds familiar? Ini berarti wanita tersebut harus dapat menjaga dirinya sendiri, memiliki style sendiri dan tentunya menghabiskan waktu tidak hanya bersama pacarnya saja, tetapi teman-teman yang asyik dan tetap masih memiliki waktu untuk keluarga. Jangan menunggu datangnya `pria impian` Anda untuk menjalani kehidupan Anda sekarang!</p>
<p><span id="more-350"></span></p>
<p>Kedua, jangan buat gerakan pertama. Yah, memang sih hal ini masih menjadi perdebatan terutama karena ada juga orang yang percaya bahwa wanita boleh saja yang gerak pertama kali dan menganggap kuno bagi yang tidak melakukan hal itu. Tetapi lebih baik jangan deh, karena banyak juga pria yang mengaku sedikit `jengah` bila dikejar-kejar wanita dan rasanya hambar bila tidak ada perjuangan. Anda juga jadi tidak tahu, apakah pria pujaan Anda benar-benar tertarik pada Anda atau hanya merasa tidak enak hati dan terpaksa melayani Anda.</p>
<p>Terlihat seksi tetapi tidak murahan. Itu adalah hal yang ketiga yang perlu dilakukan seorang wanita untuk menarik pria pujaannya. Seperti menaruh tangan Anda pada tangannya atau lututnya, tetapi jangan lama-lama, bila Anda sudah `jadian` baru, semua terserah pada Anda.</p>
<p>Lakukan hal-hal kecil yang menunjukkan bila Anda peduli. Misalnya, membawakan sarapan atau minuman untuk kekasih Anda, karena Anda tahu dia tidak sempat melakukan hal itu dirumah. Atau mungkin membelikan baju pasangan Anda bila Anda tahu kekasih Anda tidak memiliki baju ganti atau tidak sempat mencuci pakaiannya. Dia juga harus melakukan hal yang sama untuk Anda. Anda berdua harus memperhatikan kepentingan sehari-hari Anda dan pasangan Anda.</p>
<p>Anda harus menjadi `orang kepercayaan` pasangan Anda. Bantu dia agar terlihat baik di depan sang boss, berikan saran setiap hari, tertawalah saat dia bercanda dan bantu dia agar terlihat `keren` pada saat-saat penting. Tentunya dia juga harus melakukan hal yang sama untuk Anda.</p>
<p>Yang keenam, jangan memberikan tekanan pada dirinya. Ini adalah hal penting. Pria biasanya enggan menghadapi tekanan. Untuk itu para wanita cobalah untuk tidak menelpon atau meng-emailnya beberapa kali sehari atau memberikan petunjuk-petunjuk khusus apa yang harus mereka berdua lakukan di masa depan, apalagi bila mendengar kata &#8220;M&#8221; (menikah) itu, mereka agak sedikit alergi terhadap kata yang satu itu. Mereka hanya ingin menikmati hubungan Anda berdua saja.</p>
<p>Tetapi jangan juga Anda mau saja disia-siakan begitu saja. Terutama soal perselingkuhan. Pria lebih menghormati wanita yang `galak` mengenai hukuman-hukuman apa yang pacar mereka dapatkan bila mereka berselingkuh. Oleh sebab itu, jangan pacaran dengan pria yang sudah menikah, atau yang sudah memiliki pacar atau mereka yang secara verbal atau fisik mengancam atau melukai Anda. Titik!</p>
<p>Seorang wanita yang baik juga selalu memilih seorang pria yang baik. Artinya, Anda harus mencari orang yang jujur dan dapat diandalkan. Dia harus memperlakukan Anda dengan benar. Bila dia berkata, dia akan pergi ke suatu tempat, dia akan ada ditempat itu. Rasa kekesatriaan masih dapat dijadikan pegangan. Sikap yang baik dapat memperlihatkan pria macam apa yang Anda kencani. Termasuk dalam urusan uang (yang biasanya menjadi sumber pertengkaran sebuah pasangan). Walaupun mereka saling tertarik satu sama lain, biasa para pria berpikir dua kali untuk hidup bersama si boros!! Jadi para wanita don`t be a wild spenders&#8230;</p>
<p>Dan yang terakhir dicari pria adalah, dia tahu apa itu cinta. Kalau yang satu ini, Anda akan tahu waktu yang tepat, karena Cinta adalah perasaan yang unik, perasaan nyaman, diterima dan perasaan dimana kebahagiaan seseorang sama pentingnya dengan kebahagiaan Anda sendiri&#8230;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dicka31maret.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dicka31maret.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dicka31maret.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dicka31maret.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dicka31maret.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dicka31maret.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dicka31maret.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dicka31maret.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dicka31maret.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dicka31maret.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dicka31maret.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dicka31maret.wordpress.com/350/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dicka31maret.wordpress.com/350/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dicka31maret.wordpress.com/350/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=350&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/18/tips-menjadi-pacar-yang-baik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/281a8a929a0c73eaa795c3ea16b3b4e9?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Handika Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kepribadian yang disukai cewek ataupun cowok</title>
		<link>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/17/kepribadian-yang-disukai-cewek-ataupun-cowok/</link>
		<comments>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/17/kepribadian-yang-disukai-cewek-ataupun-cowok/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 17 Oct 2009 11:46:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Handika Han</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dicka31maret.wordpress.com/?p=347</guid>
		<description><![CDATA[10 kepribadian yang disukai baik cewek ataupun cowok: 1. Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=347&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>10 kepribadian yang disukai baik cewek ataupun cowok:</p>
<p>1. Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai karena yakin tidak akan dibodohi atau dibohongi. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura, mencari-cari alasan atau memutarbalikkan fakta. Prinsipnya “Ya diatas Ya dan Tidak diatas Tidak”. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut merpati itu diimbangi dengan kecerdikan seekor ular. Dengan begitu, ketulusan tidak menjadi keluguan yang bisa merugikan diri sendiri.</p>
<p>2. Beda dgn rendah diri yg merupakan kelemahan, kerendahhatian justru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang bisa bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain. Ia bisa membuat orang yang diatasnya merasa oke dan membuat orang yang di bawahnya tidak merasa minder.  <span id="more-347"></span></p>
<p>3. Kesetiaan sudah menjadi barang langka &amp; sangat tinggi harganya. Orang yg setia selalu bisa dipercaya dan diandalkan. Dia selalu menepati janji, punya komitmen yang kuat, rela berkorban dan tidak suka berkhianat.</p>
<p>4. Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif, bahkan dalam situasi yang buruk sekalipun. Dia lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih suka bicara mengenai harapan drpd keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam, dsb.</p>
<p>5. Karena tidak semua orang dikaruniai temperamen ceria, maka keceriaan tidak harus diartikan ekspresi wajah dan tubuh tapi sikap hati. Orang yang ceria adalah orang yang bisa menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri. Dia punya potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.</p>
<p>6. Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan sungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan mencari kambing hitam untuk disalahkan. Bahkan kalau dia merasa kecewa dan sakit hati, dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyadari bahwa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.</p>
<p>7. Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.</p>
<p>8. Kebesaran jiwa dapat dilihat dr kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetap tegar, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan dan keputusasaan.</p>
<p>9. Orang yang easy going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil. Bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak mau khawatir dengan masa depan. Dia tidak mau pusing dan stress dengan masalah-masalah yang berada di luar kontrolnya.</p>
<p>10. Empati adalah sifat yg sangat mengagumkan. Orang yg berempati bukan saja pendengar yang baik tapi juga bisa menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak, tidak suka memaksakan pendapat dan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dicka31maret.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dicka31maret.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dicka31maret.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dicka31maret.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dicka31maret.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dicka31maret.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dicka31maret.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dicka31maret.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dicka31maret.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dicka31maret.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dicka31maret.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dicka31maret.wordpress.com/347/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dicka31maret.wordpress.com/347/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dicka31maret.wordpress.com/347/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dicka31maret.wordpress.com&amp;blog=4721562&amp;post=347&amp;subd=dicka31maret&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dicka31maret.wordpress.com/2009/10/17/kepribadian-yang-disukai-cewek-ataupun-cowok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/281a8a929a0c73eaa795c3ea16b3b4e9?s=96&#38;d=wavatar" medium="image">
			<media:title type="html">Handika Han</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
